Soal Ekspor, Honda Perlu Banyak Belajar dari Yamaha
MOTOR

Soal Ekspor, Honda Perlu Banyak Belajar dari Yamaha

Sharing is caring!

SeputarOtomotif ~ Soal Ekspor, Honda Perlu Banyak Belajar dari Yamaha. Berbicara penjualan sepeda motor di Indonesia, tidak perlu lagi dipertentangkan lagi jika PT Astra Honda Motor (AHM) adalah raja.

Namun, jika berbicara soal ekspor, pabrikan berlambang sayap mengepak ini sepertinya harus mengakui keunggulan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), dari Januari sampai Mei 2018, ekspor roda dua Tanah Air mencapai 226.444 unit. Dari catatan tersebut, pabrikan berlambang garpu tala ini mendominasi dengan mampu mengirim 125.500 unit atau menguasai 55,42 persen pasar ekspor.

Sementara PT AHM, hanya berada di posisi kedua dengan jumlah ekspor sebesar 64.912 unit atau 28,67 persen. Disusul Suzuki dengan jumlah ekspor 17.573 unit atau 7,76 persen, TVS dengan 14.052 unit atau 6,21 persen, dan Kawasaki 4.407 unit atau 1,95 persen.

Sementara itu, jika melihat ekspor selama Mei 2018 yang mencapai 52.321 unit, dan meningkat dibanding sebelumnya yang hanya 44.271 unit.

Untuk modelnya, setelah dikalahkan Honda BeAT pada bulan lalu, kini Yamaha NMax kembali jadi yang favorit dengan ekspor sebanyak 11.840 unit, sedangkan Honda BeAT hanya 9.783 unit.

Posisi selanjutnya, ada Yamaha R15 yang ekspornya meningkat tajam dari hanya 200 unit menjadi 4.500 unit pada Mei 2018. Disusul Honda Vario 150 dengan 3.029 unit, Yamaha MX King dan Aerox 3.000 unit.

Sedangkan Yamaha Xmax terkirim 2.920 unit, Suzuki Address 2.344 unit, Yamaha R25 1.760 unit, dan Vario 125 1.632 unit.

Soal Ekspor, Honda Perlu Banyak Belajar dari Yamaha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *